Megawati: PDI Perjuangan Menolak Kenaikan Harga BBM!
Ralian Jawalsen Manurung
Penolakan ini disampaikan PDI Perjuangan setelah melakukan kajian selama
tiga bulan.
JAKARTA, Jaringnews.com - PDI Perjuangan menolak keras rencana
pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) per April
2012 ini. Hal ini disampaikan sang ketua umum, Megawati Soekarnoputri di
Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3).
"Fraksi PDIP tetap bersikeras akan menolak kenaikan harga BBM," ucapnya
lantang.
Menurut dia, penolakan ini disampaikan PDI Perjuangan setelah melakukan
kajian selama tiga bulan. PDI Perjuangan pun akan memanggil Kwik Kian
Gie (bekas menteri koordinator perekonomian) untuk membahas masalah
kenaikan BBM ini.
Sementara itu, sang anak, Puan Maharani mengatakan, pemerintah
seharusnya merevisi UU APBN tahun 2011 sebelum menaikkan harga BBM.
"Terutama Pasal 7 ayat 6 dan ayat 4 yang menyatakan bahwa bahwa tidak
ada pembatasan dan kenaikan subsidi," ujar dia.
Menurut Puan, kenaikan harga BBM hanya akan semakin membebani rakyat
menengah ke bawah, kalangan yang paling merasakan dampak kenaikan
tersebut. Dia menambahkan, pihaknya akan tetap menolak kebijakan
pemerintah kali ini.
"Bila memang ingin menaikkan BBM, maka pemerintah merevisi UU APBN dulu,
atau mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bisa juga membuat Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)," ungkap dia.
--
"One Touch In BOX"
To post : koran-digital@googlegroups.com
Unsubscribe : koran-digital-unsubscribe@@googlegroups.com
"Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan kesempatan"-- Publilius Syrus
Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun
- Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu
- Hindari ONE-LINER
- POTONG EKOR EMAIL
- DILARANG SARA
- Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya dan atau
Moderator Tidak bertanggung Jawab terhadap opini Anda. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~------------------------------------------------------------
"Bersikaplah sopan, tulislah dengan diplomatis, meski dalam deklarasi perang sekalipun seseorang harus mempelajari aturan-aturan kesopanan." -- Otto Von Bismarck.
"Lidah orang berakal dibelakang hatinya, sedangkan hati orang dungu di belakang lidahnya" -Ali bin Abi Talib.
